Menurut kapolsek rejoso iptu suyatno saat ini pihaknya tengah mengembangkan kasus penjualan gadis ini tidak tertutup kemungkinan ada jaringan lebih besar di belakang tersangka sudarwati. Hanya karena dipicu persoalan korek api seorang pria warga nganjuk jawa timur tega membacok ibu dan kakaknya sendiri.

Wanidi warga desa banaran kecamatan bagor nganjuk harus menjalani perawatan intesive di rumah sakit bhayangkara nganjuk begitu juga suratiyem yang sudah diperbolehkan pulang keduanya menjadi korban penganiayaan yang dilakukan suyono yang tak lain anak kandungnya dan adiknya sendiri.

Polisi yang datang ke lokasi langsung mengamankan suyono berikut sabit yang dipergunakan untuk membacok ibu dan kakaknya.

Menurut kapolsek bagor akp maksum peristiwa tragis ini hanya dipicu sebuah korek api berawal saat wanidi menyuruh adik suyono mengambil korak api untuk keperluan dapur namun karena pelaku menolak korban lantas membentaknya hingga terlibat perang mulut.

Merasa di dilecehkan suyono marah langsung mengambil sebuah sabit dan membeacoknya wanidi mengenai kepala dan tanganya saat bersamaan suratiyem sang ibu datang melerainya justru menjadi sasaran berikutnya beruntung keduanya bisa diselamatkan dan langsung dibawa ke rumah sakit oleh warga.

Saat ini polisi tengah memeriksa sejumlah saksi sedangkan pelaku suyono akan diperiksakan kejiwaannya.
Hanya karena uang seribu rupiah seorang pria tua asal nganjuk jawa timur harus meringkuk di tahanan. Tersangka dipastikan akan menghabiskan sisa umurnya diterali besi karena diancam hukuman lima tahun penjara.

Sadji warga desa sukoharjo kecamatan wilangan nganjuk ini tidak dapat berkutik saat di gelandang petugas ke mapolsek setempat. Tersangka sadji tertangkap tangan telah mencuri uang seribu rupiah milik imam solikin tetangganya.

Dihadapan petugas saat menjalani pemeriksaan sadji mengaku terpaksa mencuri uang milik tetangganya karena usaha warung kelontong miliknya telah bangkrut apalagi pekerjaan sebagai buruh tani saat ini sedang sepi. Sesuai rencana uang hasil curianya akan digunakan untuk membeli makan.

Kapolsek wilangan akp ja’far wuro menjelaskan tersangka sadji merupakan maling amatir dalam aksinya tersangka masuk kerumah korban dengan mencongkel jendela rumah menggunakan sebuah sabit. Selanjutnya tersangka langsung mengambil dompet di kamar milik korban tanpa melihat isinya. Apesnya dompet yang dicuri hanya berisi uang seribu rupiah.